Pengen Jadi Pro Player Free Fire? Ini 10 Hal yang Harus Kamu Lakukan!

Free Fire adalah game battle royale yang sangat populer, terutama di kalangan remaja. Buktinya, game besutan Garena ini berkali-kali menyabet penghargaan Game of The Year di berbagai ajang penghargaan, seperti Esports Award maupun dari Play Store.

Semakin populer, minat anak muda untuk jadi pro player Free Fire pun semakin tinggi. Gaji pro player juga menyentuh angka yang fantastis, sehingga membuat penggemar ingin terjun ke dunia esports sebagai pemain profesional.

Apakah kalian juga ingin menjadi pro player Free Fire? Kontributor punya tips umum buat kamu semua nih! Berikut 10 di antaranya:

1. Pelajari Meta Free Fire Terbaru

Pengembang selalu melakukan update Free Fire secara berkala untuk meningkatkan kualitas permainan. Mulai dari karakter, senjata, item, hingga event game terus-terusan ditambah dan diperbaharui. Tentu saja meta FF juga selalu berubah seiring dengan pemberlakuan nerf dan buff setiap dilakukannya update.

Kalian harus menyimak dan mempelajari setiap perubahan tersebut untuk mengetahui meta FF terbaru. Jadi, harus rajin-rajin belajar dan membaca informasi dari pengembang ya!

2. Atur Sensitivitas

Sensitivitas senjata dan movement dalam game Free Fire sudah diatur secara otomatis. Sayangnya, setting default ini tak cocok untuk semua pemain sehingga membuat permainan tidak maksimal. Temukanlah settingan sensitivitas yang cocok untuk kalian supaya permainan makin GG. Entah itu dari referensi pro player atau mencoba-coba sendiri. Selamat bereksperimen!

3. Pelajari Map demi Map Free Fire

Dalam game Free Fire ada empat map yang bisa kalian jelajah, yakni Bermuda, Kalahari, Purgatory, serta map terbaru FF Alpine. Tentunya setiap map memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Mulai dari iklim, luas wilayah, tempat atau landscape, letak senjata, hingga titik paling strategis untuk turun. Jika ingin menjadi pro player, kalian harus punya pengetahuan lebih soal map Free Fire. Semakin menguasai medan perang, maka akan semakin unggul pula kalian dalam pertempuran.

4. Pahami Pembagian Role di Free Fire

Sumber Gambar: duniagames.co.id

Free Fire adalah permainan yang memerlukan kerja sama tim berisi empat orang. Setiap orang memiliki role atau peran masing-masing, mulai dari Rusher, Sniper, Support, dan IGL alias in game leader. Kalian harus paham apa tugas dan tanggung jawab role yang kalian isi agar bisa membentuk sebuah tim tangguh.

5. Maksimalkan Senjata-Senjata di Free Fire

Setiap pemain pasti sudah memiliki senjata api favorit masing-masing sesuai dengan kemampuan. Tentunya ini adalah hal yang sangat bagus sebab bisa memberi keuntungan bagi tim. Tapi kalian enggak boleh lupa bahwa game Free Fire tak hanya diisi dengan senjata-senjata keren seperti Vector, M1014, SVD, MP5, dan kawan-kawannya.

Masih ada granat, gloo wall, bahkan panci yang bisa kalian manfaatkan dalam permainan. Pada dasarnya, semua senjata punya potensi. Jadi harus dimaksimalkan ya, teman-teman!

6. Belajar Untuk Tenang dan Berkomunikasi yang Baik

Girl smartphone photo created by benzoix – www.freepik.com

Sikap dalam bermain game juga jadi faktor yang menentukan kualitas seorang pro player Free Fire. Banyak pemain terjebak dalam rasa tergesa-gesa dan napsu untuk membunuh. Jika ingin jadi seorang pro player tangguh, kalian harus bisa mengendalikan diri dan emosi mulai dari sekarang ya!

Selain itu, sikap yang harus dibentuk sejak dini adalah membiasakan diri untuk berkomunikasi dan memberikan info kepada tim. Sebab saking pentingnya, komunikasi tim seringkali jadi penentu kemenangan ataupun kekalahan. Jangan bergerak sendiri, kalian harus saling berkoordinasi ya!

7. Belajar Menyetir di Free Fire Juga Wajib!

Di dalam game Free Fire ada banyak kendaraan yang bisa kalian manfaatkan dalam pertempuran. Faktanya, enggak semua pemain bisa menyetir dengan baik. Enggak ada salahnya kalian mengasah skill ini loh, teman-teman. Sebab dengan kendaraan kalian bisa bergerak dengan cepat, menabrak musuh biar knock, atau bahkan untuk berlindung.

8. Bagi Waktu untuk Berlatih dengan Bersekolah

Career jobs photo created by freepik – www.freepik.com

Berlatih in game adalah hal yang penting dilakukan untuk mengasah skill dan menguji strategi. Seorang pro player memiliki jadwal latihan yang sangat ketat. Rata-rata pemain diwajibkan untuk berlatih selama delapan jam selama sehari.

Jika masih sekolah, kalian harus tetap bisa membagi waktu berlatih dan belajar ya! Tidak boleh ada yang timpang, sebab belajar di sekolah dan latihan untuk membangun karier harus bisa dilakukan bersamaan. Mulailah membiasakan diri untuk disiplin membagi waktu ya!

9. Mulai Mencicil Memiliki Perangkat Memadai

Perangkat yang baik akan membuat kemampuan bermain ikut meningkat. Sebab dengan demikian pemain bisa bertempur tanpa harus terhalang lag, error, maupun koneksi yang tak stabil. Skill yang sudah dilatih juga akan terakomodir dengan maksimal di perangkat yang memadai.

10. Jangan Takut Ikut Turnamen

Saat skill dan perangkat sudah dirasa memadai, cobalah untuk ikut turnamen.

Jika ingin menjadi seorang pro player, seorang pemain harus sering mengikuti kompetisi sejak masih merintis, entah itu scrim hingga turnamen. Dalam turnamen kalian akan dihadapkan dengan situasi dan pertempuran yang jauh berbeda dengan bermain rank biasa.

Di momen inilah kalian akan belajar untuk mengatur strategi, beradaptasi dengan strategi lawan, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan tepat dengan cepat.

Supaya mudah mendapat info turnamen, enggak ada salahnya kalian join komunitas Free Fire. Selain bisa dapat teman, komunitas juga membuka peluang bagi pemain berbakat untuk ‘diciduk’ tim-tim esports ternama.

Banyak yang menganggap remeh pekerjaan sebagai pro player. “Cuma modal main game, bisa dapat duit,” pikir kebanyakan orang. Padahal, ada banyak tekanan dan tuntutan yang harus dipenuhi oleh seorang pemain game profesional.

Oleh karena itu, kalian bisa mulai melatih mental petarung sedari dini dengan berbagai tips yang dibagikan di atas. Selamat mencoba!

More Stories
Promo Agustus YODU: Promo Merdeka! Bebas Top-Up Games Favorit