Mengungkap Mitos di Balik Alasan Kenapa Free Fire Enggak Ada Pintu!

Pertanyaan kenapa Free Fire enggak ada pintu bisa jadi adalah pertanyaan paling filosofis yang pernah dilontarkan gamers, terutama para gamers dari gen-z.

Apakah supaya Free Fire jadi lebih ringan seperti kata RevivalTV? Supaya developer lebih hemat biaya seperti kata Gamedaim? Atau supaya Free Fire jadi “ikonik” seperti kata JalanTikus?

Sayangnya, semua alasan itu cuma mitos! Atau bisa dibilang jawabannya kurang tepat dan kurang kuat landasannya.

Kalau kamu serius mencari jawaban soal kenapa Free Fire enggak ada pintu, berikut YODU beberkan jawaban yang sesungguhnya dari pertanyaan sejuta umat tersebut!

Membuat Pintu Itu Adalah Tugas Tersulit Bagi Developer Game!

Sayangnya, urusan pintu itu TIDAK ADA HUBUNGANNYA sama sekali dengan berat-ringan sebuah game.

Walaupun ada seribu pintu di dalamnya, sebuah game mobile tidak akan tiba-tiba menjadi berat dan tidak bisa dimainkan di smartphone kentang.

Satu-satunya alasan kenapa developer game tidak menyertakan pintu di dalam sebuah game adalah karena bikin pintu itu susah!

Konten berbahasa Inggris buatan Vox ini bisa dibilang jadi satu konten yang singkat dan padat untuk menjelaskan seberapa sulitnya membuat pintu di dalam game.

Konten video tersebut juga valid faktanya karena dibuat berdasarkan cerita pengalaman dari seorang developer game bernama Bryan Singh.

Video tersebut juga menjelaskan, kalau tingkat kesulitan membuat pintu di dalam game dibuat jadi peringkat bentuknya kurang lebih begini:

  • Tier 0 (Paling Mudah) – Game yang enggak ada pintu
  • Tier 1 (Mudah) – Ada pintu, tapi pintunya adalah pintu geser yang aktif otomatis apabila karakter ada di dekatnya
  • Tier 2 (Sulit) – Ada pintu dan pintunya manual seperti di dunia nyata yang bisa dibuka tutup
  • Tier 3 (Sangat Sulit) – Pintunya manual dan ada interaksi antara pemain, lingkungan, dengan pintu

Jadi, satu-satunya alasan paling mungkin untuk menjawab pertanyaan “kenapa Free Fire enggak ada pintu” adalah masalah efisiensi.

Mungkin sang developer berpikir, “Berhubung bikin pintu itu sulit, jadi lebih baik dihilangkan saja.”

Lagian, pintu itu detil yang terlalu kecil skalanya, tapi punya tingkat kesulitan pembuatan yang tinggi.

Apalagi dalam game kompetitif, pintu juga cenderung jarang diperhatikan. Dalam game seperti PUBG Mobile atau Fortnite contohnya.

Walaupun sang developer sudah berusaha keras membuat pintu, tapi ujung-ujungnya pemain tetap menghancurkan dan mungkin malah menganggap pintu sebagai elemen yang mengganggu.

Kenapa Bikin Pintu di Dalam Game Sulit?

Sumber Gambar – Kotaku

Jawabannya adalah karena interaksi antara pintu, karakter, dan lingkungan sekitar.

Kalau bikin pintu doang sih mungkin gampang aja di dalam game.

Tinggal bikin model 3D berbentuk persegi panjang, kasih tekstur kayu, selesai.

Tapi, bikin interaksinya yang membuat developer game jadi pusing tujuh keliling.

Ketika membuat sebuah pintu, sang developer harus memikirkan berbagai macam kemungkinan interaksi yang akan terjadi antara pintu, lingkungan sekitar, dan pemain.

Berbagai kemungkinan tersebut dibuat secara cukup lengkap lewat curhatan seorang developer game yang berjudul The Door Problem.

Mengutip dari blog tersebut, berikut beberapa kemungkinan interaksi yang harus dipikirkan oleh seorang developer saat akan membuat pintu:

  • Apakah pemain bisa membuka pintunya?
  • Apakah pemain bisa membuka semua pintu di dalam game atau sebagian saja?
  • Apakah pintunya bisa dikunci?
  • Bagaimana cara pintunya terbuka?
  • Pintunya sebesar apa? dsb

List di atas baru beberapa saja. Sebenarnya masih banyak sekali masalah lain yang harus dijawab oleh tim developer game, walaupun yang dibahas hanya pintu saja.

Apakah Free Fire Enggak Ada Pintu Karena Developer Game-nya Malas?

Apalagi sekarang Free Fire Max juga sudah menyertakan banyak detil grafis lain, walau tetap tidak ada pintu

Jawabannya tentu saja tidak.

Kita tidak bisa menghakimi bahwa developer game itu malas, baik game itu punya pintu atau tidak.

Bagaimanapun, membuat game itu tidak mudah; Ya benar, termasuk membuat game yang seringkali jadi bahan ledekan karena gambarnya yang “burique” seperti Free Fire.

Walaupun Free Fire punya kelemahan seperti animasi yang kaku dan tidak ada pintu, tapi ada bagian lain di dalam game yang sebenarnya patut diapresiasi dan juga terbilang sulit untuk dibuat.

Salah satunya mungkin adalah kreativitas dari tim pengembang dalam menciptakan berbagai macam skin di dalam game.

Ditambah lagi, skin-skin yang diciptakan juga sangat beragam dan beberapa punya bentuk serta efek yang sangat bagus.

Jadi, sudah terjawab yaa alasan kenapa enggak ada pintu di dalam game Free Fire. Ikuti terus media sosial YODU untuk berbagai pembahasan menarik lain seputar game, esports, teknologi, dan entertainment yaaa~

More Stories
MAJAMOJO Luncurkan Boxing Star: KO Master dan Gerakan #HidupkanTinjuIndonesia