5 Tips Neon: si Agent VALORANT Terbaru yang Overpowered!

Sejak masuknya Neon ke dalam Valorant membuat Jett yang dinobatkan sebagai karakter tercepat ketar-ketir. Pasalnya, agent satu ini nggak hanya bisa berlari, tapi juga slide layaknya main Call of Duty. Well, meskipun harus kill dua orang dulu sih baru bisa slide lagi.

Dengan segala skill yang dimiliki Neon, nggak heran kalau saat ini nih, ketika kamu main Competitive atau Unranked pasti banyak banget yang pakai dan… kebanyakan dari mereka nggak tau cara terbaik menggunakan Duelist terbaru ini.

Kalau kamu salah satu player yang ingin menggunakan Neon tapi masih bingung gimana sih cara terbaik untuk menggunakan agent ini, jangan khawatir. Karena di artikel ini kita akan kasih tau 5 tips menggunakan Neon yang wajib kamu ketahui sebelum masuk ke competitive. Mari kita masuk ke daftarnya!

1. Jangan Sembarangan Buka Skill Fast Lane Saat Pakai Neon di VALORANT

Kita semua tau betapa OP-nya skill smoke screen milik Neon ini. Disaat Phoenix dan Viper cuma membuka satu smoke screen, Fast Lane justru membuka dua smoke screen lurus yang membuka jalan untuk Neon entry ke dalam site.

Kesalahan yang biasa dilakukan player Neon baru adalah mereka asal buka Fast Lane tapi nggak masuk ke site atau membahayakan player lain -sakit banget damage-nya guys!.

Jadi, sebelum kamu membuka Fast Lane alangkah baiknya pastikan dulu apakah itu jalur yang tepat dan cukup untuk membuat jalan masuk ke site atau menghalangi musuh.

2. Ingat! Musuh Masih Bisa Nembak Kamu Ketika Lari Saat Pakai Neon

Lari Neon mungkin cepat, tapi ada yang hal yang perlu kamu ketahui sobat; musuh masih nembak kamu dengan mudah. Jadi gimana cara outplayed musuh dengan High Gear atau skill lari Neon?

Caranya mudah. Kamu gunakan High Gear untuk merubah posisi kamu atau reposition setelah menembak atau ketika tembakan kamu nggak kena musuh. Setelah itu, langsung klik kanan untuk slide ke arah kanan atau kiri untuk membuat element of surprise sehingga musuh jadi kaget dan ngancurin crosshair placement mereka. Nah, di sinilah kesempatan kamu untuk menembak guys!

3. Jangan Sampai Relay Bolt Jadi Senjata Makan Tuan

Masih banyak nih sampai saat ini player yang melempar Relay Bolt dengan niat mengenai musuh, eh malah kena sendiri atau bahkan satu tim. Bahaya banget!

Relay Bolt sendiri akan nge-stun di mana pun ia menyentuh permukaan. Jadi setiap permukaan yang kamu pakai untuk mantulin skill ini akan kena stun juga, begitu juga dengan akhir dari pantulannya.

Itu kenapa kamu harus pastikan angle yang kamu pilih untuk mantulin Relay Bolt berada di depan kamu atau tim, supaya nggak terkena sendiri. Alangkah baiknya kamu sering-sering coba Relay Bolt di Costum Match untuk mendapatkan angle yang pas dan terbaik.

4. Jangan Pakai Skill High Gear Saat Lurking!

Lurking atau dalam Bahasa Indonesia artinya mengintai biasanya memang dilakukan oleh secondary Duelist kalau dalam satu tim ada dua Duelist. Nah, biasanya kalau lurking ini kita harus mengendap-ngendap dan menculik musuh satu per satu dari belakang atau tempat yang musuh nggak kira sama sekali.

Kalau kamu lurking sambil lari dengan High Gear, tentu akan kedengeran musuh dari jauh karena saat menggunakan skill ini nggak hanya kamu jadi bergerak cepat, tapi membuat suara yang cukup keras dan berbeda dari step pada umumnya.

Itu kenapa, ketika kamu merasa sudah memasuki daerah yang rawan musuh berhenti menggunakan High Gear dan pencet tombol Shift untuk step agar nggak kedengeran dan kamu bisa menculik musuh dari belakang tanpa ketahuan.

5. Terus Bergerak Ketika Overdrive

Overdrive atau skill ultimate dari Neon ini akan memberikan kekuatan penuh untuk lari dan menembakan laser yang nggak ada recoil-nya sama sekali alias luruuuuus banget.

Hampir sama dengan menggunakan ultimate Jett, kamu harus lebih banyak bergerak ketika menggunakan Overdrive karena kamu punya advantage untuk menembak tepat sasaran sekalipun lari kocar-kacir.

Kalau kamu nggak berlari atau banyak bergerak saat menembak musuh dengan Overdrive, peluang kamu untuk memenangkan kontes itu sangat kecil karena damage yang diberikan laser tersebut hanyalah 22 per detik. Jauh lebih kecil dari semua AR yang ada di Valorant ketika hit badan.

Tapi bukan berarti bisa sembarang nembak ya. Karena laser Overdrive punya amunisi yaitu 40 dan akan reset setelah membunuh musuh. Overdrive juga akan hilang ketika energi berlari kamu sudah habis. Maka dari itu, melihat kondisi adalah hal terpenting saat ingin menggunakan Overdrive.

Nah, itu dia guys, 5 tips pakai Neon yang wajib banget kamu ketahui supaya nggak dikatain teman satu team lagi. Mulai sekarang jangan asal-asalan pakai skill OP punya Neon lagi ya. Goodluck Have Fun!

More Stories
Guide Moco Free Fire: Hacker Dengan Kemampuan Pendeteksi!