Ketika Tim Bocil Ikut Ramaikan FFML City Qualifiers Bogor, Kecil-kecil Cabe Rawit Nih!

FFML City Qualifiers Bogor

Babak City Qualifier Free Fire Master League (FFML) Nusantara Series 2023 di beberapa kota sudah dimulai, seperti di Bogor yang berlangsung hari ini, Minggu 21 Mei 2023.

Ada 600 tim yang mendaftarkan diri untuk ikut dalam babak kualifikasi lapis pertama turnamen resmi Garena ini, namun hanya 72 tim yang lolos dan bisa ikut babak City Qualifier.

Tingginya jumlah pendaftar hanya dari satu kota saja membuktikan bahwa antusiasme para pemain Free Fire terhadap kompetisi ini.

Baca Juga: Mod Bussid Download Link Terbaru dan Paling Lengkap

Kompetisi ini memang bersifat terbuka dan bisa diikuti siapa saja, khususnya pelajar. Makannya, tak heran kalau usia peserta FFML City Qualifiers juga ada yang masih ‘bocil’.

FFML City Qualifiers Bogor

Sebelum lanjut baca, yuk coba kepoin juga YODU E-money. Alat pembayaran digital yang cocok bagi penggemar berat game buat top up beli diamond dan skin keren.

Mau dapat promo asyik hingga Rp 100 ribu? Download YODU segera dan ubah akun kamu jadi PREMIUM. Nggak percaya? Cobain sekarang KLIK DI SINI.

Baca Juga: Remake Metal Gear Solid Δ: Snake Eater Resmi Diumumkan

Dari 72 tim yang ikut City Qualifier FFML Nusantara Series 2022 di Bogor, kami menemukan hal menarik, yup! Kami bertemu dengan satu tim berisi anak-anak baru gede kelas 1 SMP.

Adalah Hail dan kawan-kawan yang usianya rata-rata baru menginjak 12 tahun saat mengikuti kompetisi FFML Nusantara Series 2023 ini. Mereka tergabung dalam S2B Team.

Tim yang digawangi Hail (12), Alfi (12), Radit (12), Raffi (12), dan Pahri (12) ini mulanya terbentuk karena kelimanya punya hobi yang sama, yakni main Free Fire usai latihan sepak bola. Hobi ini digeluti sejak 2018 silam.

Yup! Yang menarik adalah S2B Team yang terdiri dari bocil 12 tahun ini adalah murid sekolah sepak bola Siaga Pratama yang membuat tim FF untuk menyalurkan hobi.

“Free Fire jadi hobi, di samping main bola,”

ucap Hail kepada YODU, Minggu, 21 Mei 2023 di Kopi Kencana Cibinong, Kabupaten Bogor.

Lebih lanjut, Hail bercerita bahwa ia diberitahu oleh seorang teman bahwa ada turnamen Free Fire. Akhirnya mereka pun memutuskan untuk ikut berkompetisi.

“Lihat gitu ada turnamen, coba-coba ikut kali aja bisa,” ujarnya.

Kata Hail, ada perasaan malu saat pertama kali mendaftarkan timnya untuk ikut turnamen FF apalagi ini sekelas FFML Nusantara Series 2023 yang diselenggarakan langsung oleh Garena.

“Pas daftar itu kita rasanya malu, terus ada abang-abang nge-support, ngebantu suruh daftar, terus PD-in aja,” sambungnya.

Ditanya soal perasaannya saat bertanding melawan tim lain yang mayoritas usianya di atas S2B Team, salah satu anggota tim mengaku tremor.

“Tremor, pertama kali ikut turnamen offline. Biasa juga turnamen bocil,” ucap Radit.

Setelah mengikuti City Qualifier FFML Nusantara Series 2023 Bogor, tim yang dibawangi bocil-bocil berusia 12 tahun ini mengaku memiliki rencana untuk ikut kompetisi Free Fire lainnya.

Ikuti kanal resmi YODU Indonesia di Instagram untuk mendapatkan seluruh berita, panduan, dan highlight Free Fire, Mobile Legends, dan PUBG Mobile, atau game lainnya.