R7 Ditawari Ikut Seleknas tapi Menolak, Kenapa?

RRQ R7
Photo via MPL ID

R7 rupanya jadi player Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang ditawari ikut seleksi nasional (Seleknas) SEA Games 2023.

Hal ini seperti diakui oleh player yang karib disapa Bang Otot itu saat melakukan siaran langsung baru-baru ini.

Seperti diketahui, pada Selasa (31/1/2023), PBESI dan Garudaku sudah mengumumkan total 29 atlet yang ikut seleksi nasional divisi Mobile Legends untuk ajang olahraga tingkat Asia Tenggara itu.

Baca Juga: Acil Selalu Dihina Netizen, Begini Pandangan RRQ R7

Namun, nama R7 tidak ada di dalam daftar Seleknas SEA Games 2023. Padahal pemain dari BIG3 RRQ, EVOS, dan ONIC cukup mendominasi.

R7 Ditawari Masuk Seleknas SEA Games 2023

R7

Dalam sesi live streaming R7 belum lama ini, player pemilik nama asli Rivaldi Fatah ini rupanya mengaku ditawari ikut seleksi nasional.

Tapi, R7 memutuskan menolak tawaran itu lantaran satu alasan. Yup! Kondisi.

Eks EXP laner RRQ itu mengaku membutuhkan waktu istirahat dari skena kompetitif MLBB, termasuk turnamen setingkat SEA Games.

“Aku ditawarin guys, cuma aku nggak bisa. Nggak ada istirahat,”

ucapnya.

Lebih lanjut, R7 mengungkap bahwa jauh di dalam lubuk hatinya ia masih punya keinginan untuk ikut Seleknas SEA Games 2023.

Namun, apa daya banyak hal yang menghalangi keinginannya. R7 pun mendoakan yang terbaik untuk tim Indonesia.

“Sebenarnya pengin, tapi mau gimana guys, banyak hambatan. Belum rezekinya guys, nggak apa-apa, doain saja semoga emas guys,”

ucap R7.

Kebetulan, Xinnn ikut nimbrung di live streaming R7 kala player itu menceritakan tawaran seleksi nasional.

Xinnn pun berkomentar kalau R7 pilih ikut seleknas, keputusannya rehat sementara jadi sia-sia.

Nah itu dia Sobat YODU alasan R7 menolak ikut seleksi nasional di SEA Games tahun ini.

Ikuti kanal resmi YODU Indonesia di Instagram untuk mendapatkan seluruh berita, panduan, dan highlight Mobile Legends lainnya.

More Stories
tempat nongkrong bintaro
5 Tempat Rekomendasi Nongkrong di Bintaro yang Ramah di Kantong