Kronologi Valve Membatalkan Dota 2 Winter Major

Komunitas Dota 2 sedang heboh dengan masalah pembatalan sepihak pertandingan Dota 2 Winter Major oleh sang developer game-nya itu sendiri, yaitu Valve.

Pada tanggal 12 Januari 2022 lalu, Valve membuat sebuah blog post pernyataan resmi di laman dota2.com.

Paragraf pertama pernyataan tersebut bertuliskan seperti ini:

As the Winter Tour of the Dota Pro Circuit 2021-2022 season draws to a close, we’ve made the difficult decision to cancel the first Major. While hopes were high that we could host an international LAN event, the discovery and spread of new strains of COVID-19 and the resulting increase of travel restrictions has made it unfeasible for all qualified teams to gather for a LAN tournament.

Valve – 12 Januari 2022

Apabila diterjemahkan secara bebas, di sini Valve mengatakan bahwa alasan mereka membatalkan Dota 2 Winter Major adalah karena penyebaran varian baru virus COVID-19, Omicron.

Penyebaran tersebut membuat pembatasan bepergian jadi semakin ketat. Akbiatnya adalah, tim yang lolos untuk bertanding pun jadi kesulitan untuk pergi ke suatu negara untuk bertanding secara LAN.

Poin Major didistribusikan Ulang Ke Major Berikutnya

Masih dari pernyataan resmi tersebut, Valve tidak memberitahukan lebih lanjut soal tindakan yang akan mereka lakukan pasca pembatalan tersebut.

Valve hanya mengatakan bahwa mereka akan mendistribusi ulang poin yang seharusnya bisa didapatkan oleh tim di Major pertama ke pertandingan Major berikutnya. Dalam pernyataan, Valve menjelaskan pembagian poinnya akan menjadi seperti berikut:

Major 2:

  • 1st Place – 680 Points
  • 2nd Place – 610 Points
  • 3rd Place – 530 Points
  • 4th Place – 460 Points
  • 5th/6th Place – 385 Points
  • 7th/8th Place – 240 Points

Major 3:

  • 1st Place – 820 Points
  • 2nd Place – 740 Points
  • 3rd Place – 670 Points
  • 4th Place – 590 Points
  • 5th/6th Place – 515 Points
  • 7th/8th Place – 360 Points

Pembatalan Dota 2 Winter Major Mendapat Kritik Keras dari Komunitas

Shoutcaster Dota 2, Jake Kanner alias "SirActionSlacks"

Pembatalan sepihak ini pun mendapat kritik yang keras dari komunitas Dota 2 secara umum. Salah satu kritik paling keras yang mungkin disampaikan adalah dari sosok shoutcaster Dota 2 yaitu Jake Kanner alias “SirActionSlacks”.

Dalam sebuah twit, ia menyampaikan “kemarahan” dan “kekecewaan” dirinya terhadap pembatalan sepihak Valve dengan sebuah rencana untuk membuat pertandingan Major-nya sendiri.

Saat artikel ini ditulis (13 Jan 2022, pukul 15:12 WIB) twit itu sendiri sudah mencapai 11,5k Likes. Kini, SirActionSlacks pun sepertinya sudah mulai melakukan sesuatu demi membuat ucapannya tersebut menjadi kenyataan.

Kritik keras tentunya tak hanya disampaikan oleh SirActionSlacks seorang. Banyak sosok lain di komunitas Dota 2 turut buka suara soal pembatalan tersebut.

Valve Merespon Soal Banyaknya Kritik Pedas Komunitas

Hari ini (13 Jan 2022), dikabarkan bahwa Valve telah memberi respon terkait berbagai kritik pedas tersebut.

Namun satu yang terasa janggal adalah, pesan respon itu justru keluar dari twit Matthew Bailey alias “Cyborgmatt” yang merupakan director operations Team Secret, bukan melalui official communication Valve itu sendiri.

Melalui pernyataan tersebut, Valve mengatakan kalau mereka sedang mencari cara untuk membuat sebuah turnamen LAN pengganti Winter Major.

Tetapi apakah hal tersebut mungkin terjadi? Kita masih belum tahu

Nasib Miris Komunitas Dota 2 dan Esports-nya

Panggung The International 9

Semenjak pandemi COVID-19, nasib esports Dota 2 memang terbilang cukup gelap.

Sebelum akhirnya The International 2021 terlaksana, skena esports Dota 2 sempat tenggelam selama satu tahun di tahun 2020.

Pada tahun tersebut, The International tidak terlaksana dan Valve benar-benar tidak menyelenggarakan turnamen pengganti apapun untuk skena profesional.

Kondisi tersebut tentunya terasa sangat miris, tentunya di antara para komunitas pemain profesional Dota 2 dan tentunya organisasi esports yang bertanding di skena Dota 2 seperti BOOM Esports.

Melihat kondisi pembatalan Dota 2 Winter Major 2022 tersebut, tentunya komunitas jadi semakin pesimis dengan kapabilitas (atau kepedulian) Valve terhadap hajat hidup skena profesional Dota.

Semoga saja Valve bisa lebih baik lagi dalam mengelola esports Dota 2 di masa depan nantinya ya!

More Stories
Promo Agustus YODU: Promo Merdeka! Bebas Top-Up Games Favorit