ONE PIECE: Musuh Pertama Luffy Sebelum Memasuki Grand Line

musuh pertama luffy

Musuh pertama Luffy One Piece ternyata jauh lebih lemah dibandingkan lawan yang ia hadapi sekarang. Pertarungan di East Blue memang tak sekompleks arc lainnya. Apalagi Luffy baru memulai petualangan untuk mengumpulkan kru kapal yang akan ikut ke Grand Line.

Berikut ini adalah sederet musuh pertama Luffy One Piece yang dihadapinya selama berkelana di East Blue.

Tapi sebelum lanjut baca, kalian wajib kepoin YODU E-money. Alat pembayaran digital yang cocok bagi penggemar berat game buat top up beli diamond dan skin keren.

Mau dapat promo asyik hingga Rp 100 ribu? Download YODU segera dan ubah akun kamu jadi PREMIUM. Nggak percaya? Cobain sekarang KLIK DI SINI.

1. Musuh Pertama Luffy: Alvida

musuh pertama luffy

Alvida adalah kapten bajak laut yang memiliki perawakan tinggi, gemuk, dan haus akan pujaan. Luffy yang hanya tertarik dengan makanan menghajarnya sampai terhempas ke antah berantah.

Di sinilah sang tokoh utama pertama kali bertemu dengan Coby yang saat itu jadi tawanan kapal Alvida. Setelah dihajar oleh Luffy, Alvida memakan buah iblis sehingga berubah menjadi cantik.

2. Kapten Morgan

Morgan adalah salah satu Kapten Angkatan Laut yang menyalahgunakan kekuasaan dan senang menindas yang lemah. Sewaktu berhadapan dengan karakter inilah Luffy bertemu dengan Zoro sang Pemburu Bajak Laut dan mengajaknya bergabung.

Baca Juga: Aramaki One Piece Ternyata Nyata, Dibuat untuk Kenang Aktor Legend

3. Musuh Pertama Luffy: Kapten Buggy Si Badut

Buggy si Badut adalah kapten kapal bajak laut yang memiliki kekuatan Bara Bara no Mi. Dialah pemakan buah iblis yang pertama kali dihadapi oleh Luffy. Walau sempat terjebak, Luffy bisa mengalahkan Buggy dengan cukup mudah.

Dalam pertarungan melawan Sang Kapten Badut, Luffy berhasil membujuk Nami untuk bergabung menjadi Navigator kapalnya.

4. Kapten Kuro

Kapten bajak laut Kucing Hitam ini merupakan lawan yang sangat manipulatif. Ia memakai topeng pelayan yang baik hati dan berhasil mendapatkan kepercayaan semua orang. Padahal dia hanya ingin menguasai harta keluarga yang ia layani dan membunuh majikannya.

Berkat insting yang dilatih sejak kecil, Luffy bisa mengalahkan Kapten Kuro. Ia juga berhasil mengajak Usopp untuk bergabung dengan krunya dan mendapatkan kapal Going Merry dari Kaya.

5. Don Krieg

musuh pertama luffy

Don Krieg adalah kapten bajak laut yang sangat ditakuti di East Blue. Ia memiliki armada kapal yang sangat besar dengan kru ratusan orang. Meski tak memiliki kekuatan buah iblis, Luffy sempat kewalahan saat melawan Don Krieg yang punya segudang senjata dan taktik licik.

Terutama karena mereka bertarung di tengah laut yang jadi kelemahan Luffy. Setelah peristiwa di Baratie ini Luffy berhasil merekrut Sanji untuk menjadi koki kapalnya.

Baca Juga: Apakah Maha One Piece Masih Hidup?

6. Arlong

Arlong adalah bajak laut manusia ikan yang memiliki nilai bounty tertinggi di East Blue. Ia memang tak memiliki kekuatan buah iblis. Namun kekuatan tempur Arlong sebagai manusia ikan sangat perlu diwaspadai.

Luffy sempat terjebak dan dilempar ke laut. Berkat bantuan dari teman-teman dan warga desa Cocoyashi ia akhirnya terbebas lalu menghajar Arlong. Setelah pertempuran ini Luffy berhasil membawa Nami ikut bertolak menuju Grand Line.

7. Musuh Pertama Luffy: Smoker

musuh pertama luffy

Sebelum memasuki jalur Grand Line, kelompok bajak laut Topi Jerami singgah ke Logue Town. Kota bersejarah ini merupakan tempat Raja Bajak Laut, Gol D Roger lahir dan dieksekusi mati.

Sialnya, Luffy malah bertemu dengan Kapten Smoker, seorang petinggi Angkatan Laut yang memiliki kekuatan buah iblis. Ia berhasil ditangkap dengan mudah. Akan tetapi Dragon tiba-tiba muncul di kota dan membantu Luffy lolos dari Smoker.

Demikianlah ulasan mengenai musuh pertama Luffy One Piece yang dihadapinya sebelum masuk ke Grand Line. Semoga informasi ini menghibur!

More Stories
Ilustrasi pasangan di india relakan harta demi jadi biksu (PIXABAY)
Wow! Pasangan India Rela Tinggalkan Kehidupan Mewah dan Donasi Miliaran Harta demi Jadi Biksu, Kini Bertahan Hidup Mengandalkan Sedekah