7 Fakta Genryuusai Shigekuni Yamamoto Bleach 2022: Shinigami Tertua di Gotei 13!

Genryuusai Shigekuni Yamamoto Bleach 2022

Genryuusai Shigekuni Yamamoto adalah salah satu sosok protagonis yang paling terlihat mengintimadasi di anime Bleach. Shinigami kakek-kakek yang satu ini tidak banyak muncul dan tidak banyak bicara dalam Bleach, tetapi kehadirannya selalu memberikan efek yang luar biasa baik secara positif (terhadap kawan) atau negatif (terhadap lawan).

Hal ini tentu saja tidak lepas dari kekuatan yang dia miliki.

Berbicara tentang kekuatan nih, tahukah kamu kalau karena saking kuatnya, Yamamoto adalah Shinigami yang menjabat paling lama sebagai kapten komandan di Gotei 13? Tahukah juga kamu kalau Yamamoto adalah Shinigami pendiri Gotei 13? Berikut ini adalah 7 fakta Genryuusai Shigekuni Yamamoto!

1. Genryuusai Adalah Pendiri Gotei 13

Sekitar 2.100 tahun sebelum kisah Bleach dimulai, Yamamoto mendirikan organisasi Gotei 13, lengkap beserta dengan akademi Shinigami dengan dirinya sebagai kepala pengajar.

Pada saat mendirikan Gotei 13, Yamamoto merekrut Yachiru Unohana yang saat itu dikenal sebagai pendekar pedang handal dan kriminal paling jahat di Soul Society. Bagi kamu yang belum tahu, Yachiru Unohana adalah nama lama Retsu Unohana sebelum dia menjadi kapten Divisi 4.

2. Ia Dulunya Lebih Kejam dan Bengis

Meskipun selalu terlihat galak dan tegas, tetapi Yamamoto memiliki sisi baik dan lembut—bahkan terhadap musuhnya sendiri. Salah satu contohnya terlihat ketika Yamamoto melawan Wonderweiss Margela.

Ketika itu dia merasa ragu untuk menebas Wonderweiss yang memiliki fisik seperti anak kecil. Yamamoto baru menghajar Wonderweiss setelah dia melakukan Resurreccion yang mengubah wujudnya. Yamamoto bahkan merasa iba mengetahui bahwa emosi Wonderweiss telah dihapuskan oleh Aizen, kecuali rasa takut akan kematian.

Yhwach, pemimpin para Quincy, menyadari kalau sifat Yamamoto yang sekarang ini sangat berbeda dengan dulu. Jangankan rasa iba atau kagum terhadap orang-orang di sekitarnya, Yhwach berkata kalau Yamamoto yang dulu adalah reinkarnasi iblis.

Dia akan melakukan apapun untuk mengalahkan musuh-musuhnya, bahkan sampai pada titik dia tidak segan memanfaatkan anak buahnya. Menariknya, Yamamoto sendiri merasa malu atas dirinya di masa lalu dan menjadi lebih bijak seiring berjalannya waktu.

3. Luka di Wajahnya Disebabkan Oleh Duel Melawan Wakil Kaptennya Sendiri

Sebelum memiliki luka berbentuk silang di wajahnya, Yamamoto awalnya hanya memilki satu goresan luka di wajahnya. Tidak ada cerita yang menjelasikan bagaimana dia bisa mendapatkan luka tersebut, tetapi diceritakan bagaimana dia bisa memiliki luka berbentuk silang di wajahnya.

Salah satu luka tersebut didapatkan ketika dia bertarung dengan wakil kaptennya, Chojiro Sasakibe. Pertarungan itu sendiri karena Yamamoto memberi syarat kepada Sasakibe untuk menguasai bankai dan menjadi tangan kanannya, yaitu mengalahkan Yamamoto sendiri.

Sasakibe pun berlatih menguasai bankai dan Yamamoto menguji kekuatan Sasakibe. Yamamoto memenangkan pertarungan tersebut, tetapi mendapatkan luka baru di wajahnya.

4. Genryuusai Gagal Membunuh Yhwach di Peperangan Shinigami vs Quincy Dulu Kala

Sekitar seribu tahun sebelum kisah Bleach dimulai, Soul Society berperang melawan Quincy. Menurut para Shinigami, perang ini terjadi karena para Quincy merusak keseimbangan tiga dunia (Soul Society, Dunia Fana, dan Hueco Mundo) dengan menghancurkan banyak sekali jiwa Hollow.

Dalam perang tersebut, Yamamoto bertarung melawan Yhwach. Tidak diceritakan dengan detil bagaimana jalannya pertarungan tersebut, tapi diceritakan kalau Yamamoto gagal membunuh Yhwach.

Meskipun begitu, peperangan antara Shinigami dan Quincy pada akhirnya dimenangkan oleh pihak Shinigami.

5. Ia Adalah Guru Shunsui Kyoraku dan Jushiro Ukitake

Hanya sedikit Shinigami yang dilatih secara pribadi oleh Yamamoto selama dia menjadi kepala pengajar ilmu pedang di Akademi Shinigami. Sejauh ini, diketahui hanya dua Shinigami yang pernah diajari secara langsung oleh Yamamoto, mereka adalah Shunsui Kyoraku, mantan Kapten Divisi 8 yan kini menjadi Kapten Komandan Gotei 13, dan Jushiro Ukitake, mantan Kapten Divisi 13 sebelum akhirnya digantikan oleh Rukia Kuchiki.

Menariknya, Yamamoto tidak hanya berperan sebagai guru bagi Kyoraku dan Ukitake. Dia juga berperan sebagai sosok ayah bagi dua Shinigami tersebut. Yamamoto bahkan merasa bangga ketika Kyoraku dan Ukitake diangkat menjadi kapten di Gotei 13.

6. Sosok Kapten Komandan Terlama di Gotei 13

Semenjak pertama kali Gotei 13 dibentuk, belum pernah ada Shinigami lain yang menduduki posisi Kapten Komandan selain Yamamoto. Hal ini membuat Yamamoto menjadi Shinigami terlama yang menduduki posisi Kapten Komandan.

Yamamoto baru turun dari jabatan tersebut setelah dia gugur dalam peperangan Shinigami dan Quincy di mana dia dibunuh oleh Yhwach. Jabatan Kapten Komandan sendiri kemudian diteruskan oleh salah satu muridnya, Shunsui Kyoraku.

7. Bankai Milik Genryuusai Bisa Membakar Habis Soul Society

Salah satu alasan kenapa Yamamoto bisa menjabat sangat lama sebagai Kapten Komandan adalah karena tidak ada satupun Shinigami yang memiliki kekuatan sedahsyat Yamamoto—bahkan Aizen pun sangat berhati-hati ketika berhadapan dengan Yamamoto.

Kekuatan Yamamoto mencapai puncaknya ketika dia menggunakan bankai-nya, Zanka no Tachi.

Kekuatan bankai Yamamoto ini memiliki daya hancur yang sangat tinggi!Sampai-sampai, hawa panasnya terasa di seantero Soul Society pada saat bankai tersebut digunakan. Unohana juga berharap kalau Yamamoto tidak menggunakan bankai-nya terlalu lama atau bisa-bisa seantero Soul Society akan terbakar habis menjadi debu karena panasnya Zanka no Tachi.

Itulah beberapa fakta sosok Yamamoto Genryuusai, si kakek-kakek yang akan membuat kamu berpikir “kukira cupu, ternyata suhu”.

Anime Bleach 2022 sendiri akan tayang bulan Oktober mendatang. Jadi makin enggak sabar melihat sepak terjang para Shinigami di dalam arc Thousand years Blood War

More Stories
Guide Moco Free Fire: Hacker Dengan Kemampuan Pendeteksi!