Rangkuman Perolehan Medali Indonesia di Cabang Esports SEA Games 2021 Hanoi

Indonesia berhasil mendapatkan sebanyak 6 (enam) medali di cabang esports SEA Games 2021 Hanoi yang rampung Minggu (22/5) kemarin.

SEA Games 2021 Hanoi ini menjadi festival olahraga Asia Tenggara kedua kali yang mempertandingkan esports sebagai cabang bermedali. Torehan prestasi cabang esports Indonesia di tahun ini juga terhitung berhasil luar biasa kalau dibandingkan tahun lalu.

Apa prestasi yang didapatkan Indonesia di cabang esports SEA Games 2021 Hanoi? Berikut rangkuman hasil perolehan medalinya

1. Kontingen Free Fire Indonesia – Medali Emas dan Perak

Medali emas pertama Indonesia untuk cabor esports SEA Games 2021 datang dari ranah Free Fire. Mereka juga sukses memboyong medali perak yang melengkapi pencapaian timnas Indonesia.

Penampilan dominan dan konsisten menjadi kunci dari pencapaian Indonesia, sehingga kontingen Free Fire pun memboyong 2 medali sekaligus yakni Emas dan Perak. Pencapaian itu membuat Indonesia jadi satu-satunya negara yang mendapatkan 2 medali secara bersamaan di kategori cabor esports SEA Games 2021.

Momen ini pernah terjadi di SEA Games 2019. Ketika itu, Filipina berhasil mendapatkan 2 medali sekaligus; yakni medali perak dan perunggu untuk cabang Tekken 7.

2. Kontingen PUBG MOBILE (Team) Indonesia – Medali Emas

Kontingen PUBG MOBILE kategori beregu/squad juga tak mau kalah, turut mendapatkan medali emas yang diwakili oleh tim Indonesia 2. Tim tersebut diwakili punggawa PUBG MOBILE terbaik Indonesia yakni: Luxxy dan Ryzen dari Bigetron RA, Genfos dari ION Esports, SVAFVEL dari NFT Esports, dan Jayden dari AURA Esports.

Perjuangan Indonesia 2 untuk mendapatkan medali emas berlangsung tidak mudah. Mereka memulai hari pertama pertandingan dengan berada di posisi 12 dengan hanya mendapatkan 34 poin saja.

Perlahan mereka bangkit di hari kedua dengan konsisten mendapatkan posisi 3 besar di 4 map yang dipertandingkan. Indonesia 2 berhasil naik ke peringkat 4 di akhir hari kedua dengan mendapatkan 90 poin.

Penampilan gemilang kembali ditunjukkan Indonesia 2 di hari ketiga. Aksi heroik dari Luxxy yang seorang diri sukses meratakan 2 pemain Vietnam menjadi kunci dari medali emas Indonesia 2 di ronde terakhir.

Total Indonesia 2 mendapatkan 163 poin di hari terakhir grand final kategori tim PUBG MOBILE. Menariknya, Luxxy dan kawan-kawan tidak mendapatkan satupun WWCD sepanjang jalannya grand final.

3. Kontingen PUBG MOBILE (Solo) Indonesia – Medali Perak

Tidak hanya dari kategori team, timnas Indonesia juga berhasil mendapatkan medali perak PUBG MOBILE di kategori solo yaitu Alan atau dikenal sebagai Star ketika bermain untuk tim Genesis Dogma GIDS.

Perjuangan kontingen PUBG MOBILE individu (solo) juga punya cerita. Alan mengalami hari yang buruk di hari pertandingan pertama. Namun Alan membuktikan diri, berhasil menunjukkan permainan gemilang di hari kedua dan mendapatkan 2 WWCD.

4. Kontingen Mobile Legends Indonesia – Medali Perak

Indonesia sebenarnya adalah satu negara unggulan yang bisa mendapatkan medali emas di Mobile Legends. Tampil gemilang dengan mendapatkan peringkat 1 di babak grup, mereka melaju dengan mulus ke grand final setelah mengalahkan Malaysia 2-0.

Bertemu Filipina di grand final, kedua negara menunjukkan permainan yang sengit. Meski begitu, Filipina kembali mendapatkan medali emas di Mobile Legends setelah menumbangkan Indonesia 3-1.

Hasil timnas Indonesia di SEA Games 2021 mengulang pencapaian SEA Games edisi sebelumnya dengan sama-sama meraih medali perak.

5. Kontingen CrossFire Indonesia – Medali Perunggu

Pada cabang CrossFire, timnas Indonesia mengawali pertandingan dengan turun ke lower bracket setelah takluk dari Filipina 0-2.

Penampilan berbeda ditunjukkan Indonesia ketika menjamu Laos di babak pertama lower bracket. Timnas Indonesia pun berhasil lolos ke babak selanjutnya dengan skor 2-0, setelah menampilkan permainan yang luar biasa.

Kembali bertemu Filipina di final lower bracket, timnas Indonesia kembali mengakui keunggulan lawan 0-3 tanpa balas. Hasil ini membawa Indonesia mendapatkan medali perunggu di cabor CrossFire.

6. Kontingen SEA Games Esports FIFA Online 4

Satu-satunya kategori esports yang dikirim Indonesia di SEA Games 2021 namun tidak membawa pulang medali adalah FIFA Online 4. Rizky Faidan dan kawan-kawan harus rela tersingkir di babak grup ketika itu. Mereka takluk oleh Singapura dan Thailand, sehingga gagal melaju ke babak playoff.

7. Dominasi Tuan Rumah Vietnam

Vietnam menjadi negara yang paling banyak mendapatkan medali emas di cabor esports SEA Games 2021. Pencapaian Vietnam melanjutkan tradisi tuan rumah sebagai negara yang paling banyak mendapatkan medali emas di cabor esports SEA Games.

Pada SEA Games 2021 ini, Vietnam berhasil mendapatkan 4 medali emas di cabang esports lewat cabor: League of Legends, Wild Rift, Crossfire, dan kategori solo PUBG MOBILE; dan 3 medali perak di cabang: FIFA Online 4, Arena of Valor, dan PUBG MOBILE Team.

Filipina dan Thailand sama-sama mendapatkan 2 medali emas di cabor esports SEA Games 2021. Filipina mendapatkan medali emas di cabang Wild Rift Perempuan dan Mobile Legends: Bang Bang. Sedangkan Thailand dari cabor FIFA Online 4 dan Arena of Valor.

Sedangkan negara lain yang turut mendapatkan medali adalah Singapura dan Malaysia. Singapura mendapatkan 1 medali perak dan 3 medali perunggu. Sedangkan Malaysia sukses membawa pulang 3 medali perunggu dari cabor esports.

Itu tadi rekap dari hasil cabang esports di SEA Games 2021 Hanoi. Mari kita berikan apresiasi terhadap perjuangan seluruh wakil Indonesia di SEA Games 2021.

More Stories
7 Fakta Renji Abarai Bleach: Selamanya Wakil Kapten, Menikah dengan Rukia!