Rekap Akhir MPL Season 10: EVOS Legends Gagal Melaju ke Playoff

Evos Legends gagal masuk ke playoff MPL untuk pertama kalinya.

Regular season MPL Indonesia Season 10 resmi berakhir kemarin. Berbagai momen menarik terjadi selama liga berjalan yang membuat MPL Indonesia lebih menarik dibandingkan musim sebelumnya.

Mulai dari dominasi ONIC Esports, hingga menjadi pemuncak klasemen, Pencapaian Rebellion Zion yang berhasil lolos ke babak playoff untuk pertama kali, hingga EVOS Legends yang secara mengejutkan justru gagal lolos ke playoff.

Berikut rekap jalannya MPL Indonesia Season 10 selama regular season:

Terpuruknya EVOS Legends

EVOS Legends menjadi sorotan di MPL Indonesia Season 10. Bukan karena prestasi mereka, namun secara mengejutkan mereka gagal melaju ke babak playoff.

Sang Macan Putih menjadi pemimpin klasemen ketika pertengahan musim dengan rekor 5 kemenangan dan 2 kekalahan. Pada pertengahan musim, mereka justru takluk dari semua tim MPL Indonesia yang membuat mereka gagal melaju playoff.

Setelah takluk dari AURA Fire di minggu kelima, Clover dan kawan-kawan melakukan pergantian pemain. Saykots yang tampil meyakinkan di MDL Season 6 resmi dipromosikan ke EVOS Legends. Menariknya, mereka justru menurunkan Dlar yang didatangkan dari ONIC PH ke roster MDL.

Keputusan tersebut justru berbuah petaka bagi EVOS. Kehadiran Saykots di minggu keenam bersama EVOS Legends harus berakhir dengan kekalahan dari Alter Ego dan Rebellion Zion. Kembalinya Pendragon yang banyak diturunkan sebagai EXP laner untuk EVOS tidak memberikan dampak positif hingga akhirnya harus puas di peringkat 7.

Pencapaian ini tentu sangat mencoreng nama EVOS yang sebelumnya dikenal sebagai jawara M1 World Championship. Perubahan besar tentu mereka lakukan untuk membuat Sang macan kembali mengaum di kancah MPL Indonesia.

Dominasi ONIC Esports dan RRQ Hoshi

ONIC Esports berhasil menjadi pemuncak klasemen akhir MPL Indonesia Season 10 dengan mengoleksi 11 kemenangan dan 3 kekalahan. Sedangkan peringkat kedua didapatkan oleh RRQ Hoshi dengan 9 kemenangan dan 5 kali kalah.

Performa gemilang dari ONIC Esports tidak lepas dari Kairi, pemain asal Filipina yang pernah bermain di ONIC PH. Ia bahkan memboyong gelar MVP di regular season dengan mengoleksi 50 poin. 

Ia hanya berbeda 5 poin dengan rekan setimnya, CW. Menarik untuk dinanti apakah Kairi bisa mempertahankan performa di babak playoff hingga membawa gelar juara untuk ONIC Esports.

RRQ Hoshi berada di peringkat 4 di pertengahan musim MPL Indonesia Season 10 dengan mengoleksi 4 kemenangan. Meski begitu, mereka perlahan mulai kembali ke performa terbaiknya hingga berada di peringkat kedua.

Baik ONIC Esports dan RRQ Hoshi sebelumnya berhasil mencapai 2 besar di klasemen akhir MPL Indonesia Season 9. Kala itu, RRQ Hoshi berada di puncak klasemen liga dengan hanya meraih 2 kali kekalahan.

Persaingan Sengit Papan Tengah

Selain ONIC Esports dan RRQ Hoshi, terdapat 4 tim lain yang juga berhasil lolos ke playoff. Mereka adalah Alter Ego, Bigetron Alpha, Rebellion Zion, dan AURA Fire. Meski begitu, 2 tim yang layak menjadi sorotan adalah Rebellion Zion dan AURA Fire.

Rebellion Zion berhasil mengukir sejarah di MPL Indonesia dengan berhasil lolos ke babak playoff. Sebelumnya, mereka selalu gagal lolos ke babak playoff sejak Season 8.

Kehadiran Haiz dan WIDJANARKO yang baru dimasukkan oleh Rebellion Zion menjadi kunci dari meningkatnya performa mereka. Mereka berada di peringkat 5 di klasemen akhir dengan mengoleksi 6 kemenangan dan 8 kekalahan. 

Sebaliknya, AURA Fire justru harus susah payah untuk bisa lolos ke babak playoff. Mengawali liga dengan berada di peringkat ketiga mengoleksi 5 kemenangan, Facehugger dan kawan-kawan justru melorot ke posisi enam di klasemen akhir.

Mereka bahkan mengalami 6 kali kekalahan beruntun setelah meraih kemenangan dari EVOS Legends di minggu kelima. Tentu ini menjadi sinyal darurat bagi AURA Fire di babak playoff mengingat di musim sebelumnya mereka berada di peringkat ketiga.

Sedangkan Alter Ego berada di peringkat 3 klasemen dengan mengoleksi 7 kemenangan dan 7 kekalahan. Meski memiliki rekor menang kalah yang sama dari Bigetron Alpha namun Alter Ego unggul dari persentase kemenangan.

Apresiasi Geek Fam ID

Geek Fam ID kembali menelan pil pahit dengan gagal melaju ke babak playoff. Pencapaian ini memperpanjang rekor gagal lolos ke playoff sejak MPL Indonesia Season 4.

Meski begitu, apresiasi wajib diberikan ke Geek Fam ID dengan peningkatan performa setelah tengah musim. Mereka mengoleksi 4 kemenangan dan 3 kekalahan. 

Tentu pencapaian ini sangat berbeda di musim sebelumnya dengan tidak meraih satupun kemenangan. Bukan tidak mungkin, jika Geek Fam ID mempertahankan roster gabungan Filipina dan Indonesia bisa membawa mereka ke prestasi yang lebih baik musim mendatang.

Itulah tadi rekap jalannya MPL Indonesia Season 10 regular season. Babak playoff akan berlanjut pada tanggal 19-23 September dan berlangsung secara offline di JIEXPO Kemayoran. Siapakah yang menurut kalian yang akan menjadi pemenang MPL Indonesia musim ini?

More Stories
PKCL Twins, Perpaduan NFT dan Dress-Up Game dari Jepang Dirilis Resmi Hari Ini!